Minggu, 30 Desember 2012

Penduduk,masyarakan dan kebudayaan


  • Pengertian penduduk
Penduduk atau warga suatu negara atau daerah bisa didefinisikan menjadi dua:
1. Orang yang tinggal di daerah tersebut
2. Orang yang secara hukum berhak tinggal di daerah tersebut. 
        Dengan kata lain orang yang mempunyai surat resmi untuk tinggal di situ. Misalkan bukti kewarganegaraan, tetapi memilih tinggal di daerah lain.
Dalam sosiologi, penduduk adalah kumpulan manusia yang menempati wilayah geografi dan ruang tertentu.
        Masalah-masalah kependudukan dipelajari dalam ilmu Demografi. Berbagai aspek perilaku menusia dipelajari dalam sosiologi, ekonomi, dan geografi. Demografi banyak digunakan dalam pemasaran, yang berhubungan erat dengan unit-unit ekonmi, seperti pengecer hingga pelanggan potensial.
  • Penduduk menurut para ahli
1.Thomas R. Malthus (1766 - 1834) ,Seorang pendeta berkebangsaan Inggris .
Essainya:
•The Principle of Population (1798)
•A Summary View of The Principle of Population (1830)
Pemikiran ini sangat berpengaruh di Inggris & Jerman.

Rumusan teoritis:
1.Pangan dibutuhkan dibutuhkanuntuk untuk hidup manusia.
2.Kebutuhan nafsu seksual akan tetap sifatnya sepanjang masa.
3.Perkembangan penduduk sesuai dengan deret ukur ukur,sedangkan pekembangan pangan sesuai dengan deret hitung.

2.Neo Malthusians
Paul Ehrlich (Paul ahli biologi di UniversitasStanford) Garret Hardin (ahli biologi di Universitas Universitas California).
Pada tahun 1871 Paul menulis buku “ The Population Bomb”, dan kemudian di revisi menjadi “The Population Explotion” yang berisi:
a. Sudah terlalu banyak manusia di bumi ini.
b. Keadaan bahan makanan sangat terbatas.
c. Lingkungan rusak sebab populasi manusia meningkat.
    Analisis ini dilengkapi oleh Meadow (1972), melalui buku “The Limit to Growth” ia menarik hubungan antara variabel lingkungan ( penduduk, produksi pertanian, produksi industri, sumber daya alam ) dan polusi. Tapi walaupun begitu , melapetaka tidak dapat dihindari , hanya manusia cuma menunggunya dan membatasi pertumbuhannya sambil mengelola alam dengan baik.

3.Marxist (Karl Marx & Friedrich Engels Engels).
•Populasi manusia tidak menekan makanan, tapi memepengaruhi kesempatan kerja.
•Kemelaratan bukan terjadi karena cepatnya pertumbuhan penduduk, tapi karena kaum kapitalis mengambil sebagian hak para buruh.
•Semakin tinggi tingkat populasi manusia , semakin tinggi produktivitasnya, jika teknologi tidak menggantikan manusia. Sehingga manusia tidak perlu menekan jumlah kelahirannya, ini berarti menolak teori Malthus tentang Moral restraint untuk menekan angka kelahiran.
Teori ini dibenarkan oleh negara-negara sosialis seperti: RRC, Korea Utara, dan Vietnam.

4.Teori malthus
Aliran ini dipelopori oleh Thomas Robert Malthus, seseorang pendeta Inggris, hidup pada tahun 1766 hingga tahun 1834. Pada permulaan tahun 1798 lewat karangannya yang berjudul: “ Essai on Principle of Populations as it Affect the Future Improvement of Society, with Remarks on the Speculation of Mr. Godwin, M. Condorcet, and Other Writers”, menyatakan bahwa penduduk (seperti juga tumbuh-tumbuhan dan binatang) apabila tidak ada pembatasan, akan berkembang biak dengan cepat dan memenuhi dengan cepat beberapa bagian dari permukaan bumi ini (Mantra, 2003:50).

5.Mazhab Fisiologi
Orang-orang yang termasuk golongan ini sebenarnya pendapatnya berbeda-beda tetapi dalam satu hal mereka mempunyai pendapat yang sama yaitu menyangkal dalil Malthus yang dikemukakannya sebagai suatu aksioma tanpa penyelidikan bahwa kemampuan menurunkan keturunan suatu daya alam yang tetap.
    Menurut seorang tabib Inggris Thomas Jarold, daya biak (kemampuan menurunkan) pada manusia akan berkurang, semakin banyak ia mempergunakan tenaga rohani dan jasmaninya. Karena itu, menurut pendapatnya, orang tidak usah khawatir akan ketidak seimbangan antara jumlah penduduk dan bahan makanan, mengingat bertambahnya kemajuan yang kini dapat dicapai oleh manusia yang meminta lebih banyak pengorbanan tenaga rohani dan jasmani.
    Yang hampir sama pendapatnya dengan Thomas Jarold adalah Michael Thomas Sadler. Menurut pendapatnya, kemampuan menurukan keturunan orang itu akan berkurang, ceteris paribus. Jika jumlah penduduk itu bertambah dan kemampuan menurunkan keturunan itu akan bertambah jika jumlah penduduk itu berkurang.
  • pengertian masyarakat
    Masyarakat (sebagai terjemahan istilah society) adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), dimana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut. Kata "masyarakat" sendiri berakar dari kata dalam bahasa Arab, musyarak. Lebih abstraknya, sebuah masyarakat adalah suatu jaringan hubungan-hubungan antar entitas-entitas. Masyarakat adalah sebuah komunitas yang interdependen (saling tergantung satu sama lain). 
    Umumnya, istilah masyarakat digunakan untuk mengacu sekelompok orang yang hidup bersama dalam satu komunitas yang teratur.
Masyarakat sering diorganisasikan berdasarkan cara utamanya dalam bermata pencaharian. Pakar ilmu sosial mengidentifikasikan ada: masyarakat pemburu, masyarakat pastoral nomadis, masyarakat bercocoktanam, dan masyarakat agrikultural intensif, yang juga disebut masyarakat peradaban. Sebagian pakar menganggap masyarakat industri dan pasca-industri sebagai kelompok masyarakat yang terpisah dari masyarakat agrikultural tradisional.
    Masyarakat dapat pula diorganisasikan berdasarkan struktur politiknya: berdasarkan urutan kompleksitas dan besar, terdapat masyarakat band, suku, chiefdom, dan masyarakat negara.
    Kata society berasal dari bahasa latin, societas, yang berarti hubungan persahabatan dengan yang lain. Societas diturunkan dari kata socius yang berarti teman, sehingga arti society berhubungan erat dengan kata sosial. Secara implisit, kata society mengandung makna bahwa setiap anggotanya mempunyai perhatian dan kepentingan yang sama dalam mencapai tujuan bersama.
  • Masyarakat meunurut para ahli
1.PETER L. BERGER
Definisi masyarakat adalah suatu keseluruhan kompleks hubungan manusia yang luas sifatnya. Keseluruhan yang kompleks sendiri berarti bahwa keseluruhan itu terdiri atas bagian-bagian yang membentuk suatu kesatuan.

2.MARX
Masyarakat ialah keseluruhan hubungan - hubungan ekonomis, baik produksi maupun konsumsi, yang berasal dari kekuatan-kekuatan produksi ekonomis, yakni teknik dan karya.

3.GILLIn & GILLIN
Masyarakat adalah kelompok manusia yang mempunyai kebiasaan, tradisi, sikap, dan perasaan persatuan yang diikat oleh kesamaan.

4.HAROLD J. LASKI
Masyarakat adalah suatu kelompok manusia yang hidup dan bekerjasama untuk mencapai terkabulnya keinginan-keinginan mereka bersama.

5.ROBERT MACIVER
Masyarakat adalah suatu sistim hubungan-hubungan yang ditertibkan (society means a system of ordered relations).

  • pengertian kebudayaan
kebudayaan adalah ciri khas pola hidup atau tingkah laku, aturan-aturan budaya itu sendiri (tradisi)
yang tidak akan bisa dapat di ubah sampai kapanpun.








materi referensi : http://majidbsz.wordpress.com/2008/06/30/pengertian-masyarakat/
                         http://rau-de-one.blogspot.com/2010/12/teori-kependudukan.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar